Seni Ukiran Kayu Bali
Ragam hias yang ada pada ukiran kayu Bali sangat unik karena merupakan hasil perpaduan dari Kerajaan Padjadjaran dan Majapahit. Salah satu keunikan itu terlihat pada daun pokoknya yang berbentuk cembung atau melingkar. Kemudian di bagian tengah dan bagian paling tinggi dari daun pokok tersebut, ada motif berupa pecahan anak daun.
Ciri khas lain dari ukiran kayu ini adalah angkup yang membentuk ikal, lalu tumbuh sunggar pada benang daun pokoknya. Benangan ini sendiri berbentuk miring sebagian dan cembung. Sementara sebagai tambahan, biasanya ada bahan kaca yang dikombinasikan dengan kayu ukir. Hal ini membuat tampilan seni ukir Bali begitu mewah.
Perpaduan Kerajaan Padjadjaran dan Majapahit pada ukiran kayu Bali juga dapat dibuktikan dengan adanya simbar. Ini menjadi ciri khas yang menarik dan berbeda dari jenis ukiran kayu lainnya. Simbar ini biasanya terletak di daerah depan pangkal pada daun pokok yang membentuk sesuai alur, sehingga menimbulkan kesan yang serasi bila dilihat secara keseluruhan ukiran.
Pahat adalah perkakas pertukangan berupa bilah besi yang tajam pada ujungnya untuk melubangi atau mengukir benda keras seperti kayu, batu, atau logam.
Tak kalah dengan seni ukir Jepara, ornamen ukiran kayu Bali juga sudah mendunia. Dan sama dengan seni ukir lainnya, ukiran kayu dari Pulau Dewata tentunya memiliki berbagai ciri khusus.
SEMOGA BERMANFAAT,TERIMA KASIH
Mantap kak
BalasHapusAseapppp
BalasHapusNice gung
BalasHapusWaaawww
BalasHapusKeren banget
BalasHapusMantap bossq
BalasHapusMantap..
BalasHapusKerenn
BalasHapus